batikPekalongan, batik Lasem, batik Cirebon, batik Sragen, dan batik di daerah yang lain. Setiap batik dari daerah memiliki ciri motif yang spesifik (Heriyana Nurainun, dkk, 2008: 124).
Bukanhanya itu, Indonesia juga memiliki macam-macam motif batik sebagai salah satu hasil kebudayaan yang masih dilestarikan dan populer hingga saat ini. Macam-macam motif batik di Indonesia sangat bervariasi. Bahkan masing-masing daerah memiliki corak khasnya tersendiri. Mulai dari batik Solo, Yogyakarta, Magetan, Cirebon, Pekalongan, Rembang
Sepertihalnya daerah lain di Indonesia, Suku Batak Toba, Sumatera Utara juga punya kain tradisionalnya tersendiri, lho! Namanya adalah kain tenun "ulos". Selain dijadikan sebagai pakaian, ulos juga sering dijadikan hadiah seremonial karena kain ini menyimbolkan status Suku Batak. Ulos inilah yang kemudian identik dengan pakaian adat Suku
ContohGambar Batik Ciri Khas Daerah. 1. Gambar Batik Tujuh Rupa dari Pekalongan. 2. Gambar Batik Priyangan dari Tasik. 3. Batik Pring Sedapur dari Magetan. 4. Batik Sogan dari Solo. 5. Bating Motif Kawung dari Jawa Tengah. 6. Motif Batik Gentongan dari Madura. 7. Batik Motif Parang dari Pulau Jawa. 8. Batik Mega Mendung dari Cirebon. 9.
1 Coraknya memiliki makna simbolik. 2. Corak batik terdapat variasi hias seperti motif ular, geometris, barong, dan lain sebagainya. 3. Warnanya cenderung gelap, seperti warna coklat tua, hitam, dan putih. 4. Motif batik umumnya membawa ciri khas daerah asalnya. B. Ciri Batik Modern. 1. Corak dan polanya tidak mengandung makna khusus. 2.
OvMGFo2.
gambar batik di atas merupakan contoh dari daerah